Ibu dari tersangka pelaku bom Boston, Amerika Serikat (AS) dengan blak-blakan mengatakan jika kedua anaknya menjadi korban rekayasa. Demikian dilansir The Sun, Minggu (21/4/2013).



Menurut sang ibu, Zubeidat Tsarnaeva, sangat tidak masuk akal kedua anaknya Tamerlan (26) dan Dzhokhar (19) menjadi dalang dari ledakan dua bom yang menewaskan tiga orang dan melukai lebih dari 170 lainnya.

Ia menuduh FBI sudah mengawasi Tamerlan sebelum bom mararon karena pemerintah AS takut anaknya akan mengembangkan rasa penasaran atas Islam dan politik keagamaan. Pria Chechen, Dzhokhar, ditangkap setelah perburuan yang berlangsung selama 22 jam dan sang kakak Tamerlan tewas setelah adu tembak dengan polisi.

baca juga:

Polisi India Akhirnya Tangkap Terduga Pemerkosa Anak Perempuan Usia 5 Tahun

sumber: girlfromcelebesonline.com