Polisi berhasil membekuk kawanan pembobol ATM yang beroperasi di sejumlah kota. Para pelaku sudah beroperasi selama 4 bulan. Korban terakhir, seorang pensiunan yang tinggal di Cibinong, Bogor, yang isi ATM-nya dikuras ratusan juta rupiah.

"Pelaku ditangkap di hotel saat sedang bersama seorang wanita," kata Direktur Tindak Pidana Khusus Mabes Polri Brigjen Pol Arief Sulistyanto saat dikonfirmasi detikcom, Selasa (25/6/2013).

Pelaku Aris (40) dibekuk pada Senin (17/6) di sebuah hotel di Alam Sutera, Serpong, Tangerang Selatan. Saat digerebek, Aris tengah bersama seorang perempuan berinisil N (25), yang diakui pelaku sebagai simpanannya.

Selain Aris, polisi juga mengamankan Miswan (39) di sebuah kontrakan di Karawaci. Miswan juga ditangkap bersama seorang perempuan berinisial L (26) yang diakuinya sebagai simpanan.

Sedang pelaku yang lain yakni Tohir, Agus, Hendri, dan Edi ditangkap di tempat terpisah. Agus di Pelabuhan Bakauheni, Tohir di Alam Sutera, serta Agus Hendri dan Agus di sebuah warung kopi di kawasan Jakarta.

"Dari mereka kita sita HP Samsung, BlackBerry Dakota, dan 6 BlackBerry Z10. 4 Mobil juga kita amankan dari pelaku," jelas Arif.

Para pelaku menjalankan aksi terakhirnya pada Jumat (21/6) malam. Saat itu korban Sobirin tengah mengecek rekeningnya di sebuah mesin ATM yang berlokasi di pinggir jalan, terpencil dan tak ada pengamanan.

Pelaku mengganjal mulut mesin ATM dengan korek api dan tusuk gigi. Ketika kartu ATM korban seolah-olah tertelan, maka pelaku yang pura-pura mengantre di ATM di belakang korban mengimbau korbannya untuk menelepon ke nomor call center palsu bank yang tak lain merupakan komplotan pelaku.

"Ketika korban merasa sudah aman dan pulang, pelaku menguras isi ATM dan mentransfernya ke rekening pelaku. Hari Minggu, korban mengecek ke call center dan ternyata ATM-nya belum diblokir," jelas Arif.

Uang milik korban sebanyak Rp 240 juta sudah dikuras dan dibelikan sejumlah barang-barang. "Pelaku sudah beraksi 4 bulan dan menjerat beberapa korban. Pelaku beraksi di Jakarta, Tangerang, Sukabumi, Cirebon, dan Bogor," terang Arief.

Para pelaku kini ditahan di Bareskrim Polri. Mereka masih menjalani pemberkasan dan dijerat dengan pidana 363 tentang pencurian dan UU ITE.

sumber: detikcom